Uncategorized

Fungsi IP Address dan Cara Melihatnya

, Author

Fungsi IP Address

Fungsi IP Address dan cara melihatnya pada komputer, bagi profesional IT tentu bukan lagi hal yang asing. Lantas bagaimana dengan mereka yang sama sekali tidak memiliki pengetahuan tentang internet protocol address

Alamat IP adalah rangkaian angka biner yang terdiri dari kombinasi angka dari 32 bit merupakan alamat internet protocol versi Ipv4. Sementara 128 bit merupakan IP adress untuk versi IPv6 dalam jaringan internet berbasis TCP. Angka binner tersebut di gunakan sebagai jalur untuk memudahkan identifikasi alamat host komputer melalui jaringan internet.

Kombinasi numerik tersebut memang disematkan pada komputer atau perangkat lain yang berhubungan dengan jaringan internet seperti router dan wifi. Semua perangkat yang berguna sebagai sarana komunikasi dan terkoneksi langsung ke dalam jaringan internet. Pastinya memiliki alamat IP yang bisa didentifikasi.

https://www.niagahoster.co.id/blog/wp-content/uploads/2019/10/Apa-itu-IP-Address-Pengertian-dan-Jenis-Jenisnya-1.png

Memahami Fungsi IP Address dan Cara Melihatnya

https://3.bp.blogspot.com/-JZp-x4AuCK4/Ud9Qw5hs5zI/AAAAAAAAARo/PWVj38MZHZw/s1600/untitled.png
https://3.bp.blogspot.com/-JZp-x4AuCK4/Ud9Qw5hs5zI/AAAAAAAAARo/PWVj38MZHZw/s1600/untitled.png

Memahami fungsi IP address dan cara melihatnya sebagai alat untuk mengidentifikasi host dalam jaringan. Setiap kombinasi angka numerik yang unik menjadi pengenal sebuah perangkat dalam network internet. 

Karenanya alamat IP juga dipergunakan sebagai alamat jelas lokasi suatu jaringan. Didalamnya terdapat informasi yang menjelaskan keberadaan device secara pasti. Hal ini dapat mendukung agar data yang dikirimkan akan sampai pada perangkat yang dituju.

Sebelum melakukan kros-cek alamat IP, user perlu memahami jenis-jenis internet protocol address. IP versi 4 terdiri dari kombinasi numerik binner diantara angka 32 bit. Versi memiliki kemampuan menampung host dalam jaringan internet dari seluruh dunia, kurang lebih sebanyak 4.xxx.xxx.xxx. Jika ternyata jumlah host melebihi kapasitas alamat IP ini, maka versi yang lebih besar seperti IPv6 sangat dibutuhkan.

IP versi 6 diciptakan sebagai jalan keluar dari kekurangan versi sebelumnya. Sebab  pengguna internet dari waktu ke waktu pastinya akan terus bertambah. Karena versi 4 telah mencapai batas maksimum, maka versi 128 bit mampu menampung kebutuhan alamat IP host seluruh dunia.

128 bit memiliki kapasitas menampung alamat IP host seluruh dunia pangkat 4 dari total maksimum IPv4. Maka total keseluruhan kemampuan IPV6 untuk menampung adalah 340.xxx.xxx.xxx.xxx.xxx.xxx.xxx.xxx.xxx.xxx.xxx.xxx.

Cara Cek Pembagian Kelas Alamat Internet Protocol

https://ngonfig.net/wp-content/uploads/2019/10/ip-address-class-1220x726.png

Alamat IP memiliki pembagian kelas, setiap versi terdiri oktet yang berbeda. Seperti internet protocol address versi 4 yang memiliki 4 oktet. Setiap satu oktet terdiri dari 255 host. Cara menghitung oktet pada versi 4 adalah 255 dikalikan kelipatan 4. 

Dari jumlah IP yang tersedia, masih akan dibagi kedalam kelompok pengguna jaringan internet di seluruh dunia. Membagi alamat IP kedalam spesifikasi kelompok kelas, bertujuan untuk memudahkan proses identifikasi dan pembagian yang merata. 

Kelas yang diciptakan untuk pengelompokan total terdapat 5 kelas, yaitu kelas A, B, C, D , dan E. Jumlah serta ukuran setiap kelas memang berbeda sehingga user dapat membedakannya lebih mudah.

Berikut cara membedakan ke 5 kelas IP :

Cek alamat IP kelas A memiliki format 0nnnnnnn.hhhhhhh.hhhhhhh. Bit pertama selalu diawali dengan angka 0. N mewakili arti net ID yang terdiri dari 8 bit, 1 oktet sendiri terdiri dari 8 bit. 

H mewakili lambang dari host ID, panjang host ID kelas A adalah 24 bit atau 3 oktet. Oktet pertama pada kelas A adalah 0 – 127 dicadangkan. Range alamat internet protocolnya antara , 1.xxx.xxx.xxx hingga 126.xxx.xxx.xxx. 

Kelas A memiliki total network sebanyak 126 dengan total cek alamat IP sebanyak 16.777.214. Bisa dikatakan bila jumlah host dalam kelas A lebih banyak ketimbang jumlah jaringannya.

Sementara pada klasifikasi kelas IP B memiliki jaringan level sedang, dan lebih besar dari kelas sebelumnya. Format yang dimiliki oleh kelas B adalah 10nnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhh. Kelas B memiliki total 16 bit dan selalu diawali angka 10 pada 2 bit pertama. Okter pertamanya dimulai dari 128  – 191, dengan rentang alamat IP 128.x.x.xxx hinga 191.255.xxx.xxx.

Network IP Address B memiliki kapasitas menampung host dari seluruh dunia, kurang lebih 65.000 host dengan jumlah jaringan sebanyak 16.384. Disimpulkan bila kelas B merupakan jaringan level menengah yang berkapasitas besar.

Jumlah host pada jaringan kelas C lebih sedkiti jika dibandingkan dengan kelas A dan B. Padahal IP address kelas C memiliki pembagian jaringan dalam jumlah yang besar, yaitu 2.097.152. Sementara jumlah host hanya sekitar 254 alamat IP.

Format kelas c adalah 110nnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh, angka 110 merupakan 3 bit pertama dengan panjang host id 1 oktet. Oktet pertamanya dimulai dari 192 – 223.

Ruang alamat IP kelas D merupakan kelompok multicast, yang dipergunakan sebegai kebutuhan multicasting. Pada kelas D tidak mengenal network bit termasuk host bit. Format pada kelas ini dari 4 bit pertama, berupa 1110mmmm.mmmmmmmm.mmmmmmm.mmmmmmm. 

Bit untuk multicast berjumlah 28 bit dengan inisial 224 – 247. Sementara untuk kelas E tidak dipergunakan sebagai aktivitas pada umumnya. Sebab kelas ini lebih untuk kebutuhan eksperimental.

Sehingga alamat IP pada kelas E adalah kepentingan eksperimetal. Sama dengan kelas D yang tidak memiliki network dan host. 4 bit pertamanya merupakan kombinasi angka 1111, dengan format 1111rrr.rrrrrrr.rrrrrrr.rrrrrrr. Memiliki bit cadangan sebanyak 28, dengan inisial 248 – 255.

Setiap pembagian kelas internet protocol address berdasarkan network ID dan host ID dari alamat IP. Karenanya setiap perangkat ataupun router memiliki jaringan ID yang berbeda dan kombinasi angka yang unik. 

Cara Menghitung Alamat Jaringan Hosting

https://export.by/images/uploads/2017/12/13/51035-1513172455.jpg

Mempelajari internet protocol address, tidak akan lengkap tanpa memahami prosedur perhitungan ala network administrator. Setidaknya user perlu mengerti bagian dari konsep, desain dan cara mengiplementasikan IP.

Mempelajari perhitungan internet protocol harus memahami pengetahuan logika dan sistem perhitungan bilangan biner. Karena nantinya bilang tersebut akan dikonversi menjadi bilangan desimal ataupn hexadesimal.

Misalkan user menghitung cara cek alamat IP komputer dengan versi IPv4. IPv4 memiliki bilangan binner yang terdiri dari 32 bit, dengan pembagian kelompok oktet 4 x 8. Maka tentukan alamatnya dengan netmask 255.255.255.0 maka kombinasi angka 192.168.0.1. 

setelah konversi bilangan binner 8 bit terakhir. Karena pada kolom pertama memiliki nilai 1 maka kolom lainnya berisi angka 0, ingat 2 bit pertama adalah angka 10. Jika jumlah IP yang tersedia ada 129, maka netmask yang digunakan adalah 255.255.255.129

User dapat menuliskan kombinasi alamat internet protocolnya nya adalah 192.168.0.0 – 192.168.0.128 karena IP yang tersedia adalah 129. Maka alamat IP yang tersedia pada setiap segmen 192.168.0.129 – 192.168.0.255. Diketahu jumlah IP yang dapat digunakan sebagai ID host setelah dikurangi net ID dan broadcast adalah 125.

Memeriksa Alamat Eksternal Net ID

https://www.progresstech.co.id/blog/wp-content/uploads/2017/08/pengertian-ip-address.jpg

User dapat dengan mudahnya cek alamat ip melalui website yang diakses melalui mesin pencarian komputer. Website yang dapat dipergunakan secara instant memeriksa internet protocol address adalah WhatIsMyIP.com, kemudian ipconfig.me, icanhazip.com. Situs- situs ini dapat memeriksa versi 6 IP dan versi 4 eksternal.

Bagi user yang memiliki kebutuhan untuk cek alamat ip komputer internal memang tidak semudaj memeriksa alamat eksternal. Apabila perangkat yang digunakan menggunakan sistem operasi windows, maka langkah pertama adalah akses masuk ke command prompt.

Caranya dengan masuk melalui menu start dan ketik cmd – enter – searching – ketik ipconfig – enter. Cari IPv4 pada list alamat yang tersedia, kemudian periksa deretan angka yang terdapat pada sebelah IP address lokal perangkat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *